Selasa, 30 Desember 2014

Sekuntum Bersemi

sejuta tetesan embun tak berbekas
retak bumi karena tandus
rasa kadung beku
hampir mati; layu
sejuta benih tersebar kering,
terbang dihempas angin
kapan dan dimana ‘kan tumbuh
atau hanya ‘kan menghumus…
tak ada yang tahu
dalam harap menanti gerimis
dalam cemas menanti sinar mentari
berganti, berpadu mengusung sekuntum semi
(alfinuro el ‘Azmy)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar